Posted in Uncategorized

HARI INI

Nak, aku ingin bercerita tentang hari ini Nak. Mumpung hari libur nasional dan aku hanya di kos uring-uringan.

Oh iya Nak, hari ini bertepatan dengan pilkada serentak di beberapa kota kabupaten di Negeri ini dan juga bertepatan dengan hari peringatan anti korupsi.

Korupsi..????

Maaf Nak bercerita sebuah hal yang terlalu tinggi namun entahlah ini sebagai pengantar saja Nak sampai pada suatu waktu engkau belajar sendiri tentang penyakit masyarakat yang satu ini.

Negeri kita sudah beberapa dekade gegap gempita dengan kata korupsi Nak. Sesak dada ini melihat negeri ini dipenuhi dengan pejabat yang doyan menggarong uang rakyat. Tapi Nak, aku tidak akan bercerita banyak kepadamu tentang fenomena korupsi di Negeri kita, mari dengarkan saja ceritaku tentang aku dan Ibumu memfilter makanan yang masuk kedalam rahim Ibumu yang nantinya akan menjadi saripati makanan di alam rahim.

Nak, Aku dan Ibumu bertekad untuk menjaga dengan sekuat tenaga dan doa supaya makanan yang kami konsumsi halal dan toyib . seitdaknya itu langkah kami untuk tidak dzalim kepadamu.

Ibumu seorang pegawai di Instansi Pemerintahan Nak. Dia dibagian mutasi yang seringkali orang memberi upeti kepadanya suapaya usulan pindah tugas dipercepat namun Aku dan Ibumu bersepakat supaya tidak menyentuh uang yang syubhat Nak.

semoga tulisan ini tidak termasuk dalam kategori ujub Nak. disetiap kesempatan saat lembur malam, di kantor Ibumu sering disiapkan makanan dan terkadang makanan tersebut tersisa, Ibumu terkadang diminta untuk membawa makanan tersebut ke rumah namun Ibumu tidak mengambilnya Nak.

Kami belajar untuk mengambil yang merupakan hak. merasa cukup tanpa perlu terlalu kalap masalah keuangan.

Nak, materi itu ketika dikejar selalu tidak akan cukup. materi itu sebenarnya tidak berwujud Nak karena tidak akan pernah memuaskan nafsu. rumusnya hanyalah di hati kita Nak. ketika kita merasa cukup atas semua maka hati tenang.

Nak, menghindari perilaku korupsi itu tidak bisa instan. belajarnya dimulai dari hal kecil sejak dini dan dari keluarga. ketika sudah tertanam dalam hati untuk tidak mengambil yang bukan hak maka kita tidak akan menyelewengkan dana ketika menjabat sebagai publik figur

tidak perlu untuk menceramahimu tentang korupsi Nak. cukup kami yang belajar untuk memberimu nutrisi yang halal dan baik kemudian saat engkau lahir, mengajarimu supaya tidak mengambil hak orang lain.

didalam rahim Ibumu Nak, berbagilah nutrisi dengan cacing-cacing yang ada disitu, jangan memonopoli makanan yang dimakan oleh Ibumu

dalam rangka memperingati hari anti korupsi

Mampang, 09122015 12:38

Advertisements

Author:

Belajarlah menjadi Manusia, jangan pernah belajar menjadi Tuhan. jadilah Anugerah semesta yang membuat bahagia segenap makhluk. zen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s