CATATAN PENGHUJUNG TAHUN

Nak, usiamu dipenghujung tahun 2015 sudah memasuki 3 bulan. Dengar-dengar sih trisemester pertama itu rawan Nak, tentu saja dengan berbagai penjelasan ilmiah namun Aku belajar sedini mungkin untuk tidak merasionalkan semua hal yang ada meski tetap harus menjaga diri. Iya Nak, memang ada penjelasan ilmiah namun Aku percaya bahwa ada Tuhan yang Maha Raja dari semua hal yang kita ketahui dan keyakinanku itu melebihi segalanya.

Ikhtiarku dan Ibumu tetap kami lakukan menjaga dirimu yang sedang bersemayam dalam rahim namun kami mencoba untuk membuang jauh kekhawatiran yang berlebihan, kami selalu mendoakan kesehatanmu di setiap helaan nafas kami meski minggu lalu, kecemasanku memuncak saat mengajak Ibumu ke kampungku, khawatir terjadi apa-apa padamu yang mungkin masih berupa gumpalan darah.

Nak, kita sedang hidup dalam peradaban yang begitu maju. Banyak hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh generasi lalu yang sekarang sudah ada semua. Fitnah bertebaran dimana-mana namun percayalah Nak, orang baik masih bertebaran dimana-mana yang kapanpun kita bisa temui. Kita hanya perlu menjadi diri sendiri dan peduli sesama.

Nak, catatan ini sebenarnya kutujukan padamu sebagai reflesksi tahun lalu dan resolusi tahun depan dan momennya di penghujung tahun 2015 disaat 30 menit lagi berganti tahun menurut kalender Masehi.

2015 adalah tahun penuh dinamika Nak, buatku dan juga buat Ibumu. Kami menempuh jalan yang berliku, menanjak dan menurun sampai pada akhirnya 3 bulan yang lalu, kami memutuskan untuk hidup bersama dengan segala keterbatasan kami baik materi maupun pengetahuan yang sifatnya non materi. Namun kami tidak berhenti belajar Nak apatahlagi sejak kehadiranmu di rahim Ibumu semakin menambah semangat kami untuk lebih keras lagi belajar menjadi Manusia.

Nak, semoga saja Tuhan merakhmatimu dan melimpahkan kesehatan kepadamu dan Ibumu sehingga di Tahun 2016, tahun yang pasti menyiapkan lebih banyak lagi tantangan bagi kita, InsyaAllah kau akan lahir di pertengahan tahun 2016. Aku menantikan momen itu Nak dan berharap ada disamping Ibumu saat engkau hadir di dunia ini.

Nak ruang ini sedari awal kuniatkan sebagai wadah bercerita kepadamu. 2 bulan setelah adanya ruang ini memang belum banyak cerita yang kuabadikan untukmu namun semoga saja di 2016, semua hikmah yang kujumpai di perjalan kupungut satu persatu dan kukemas di ruangan ini Nak yang nantinya kau bisa kunjungi dan membuka lembar demi lembar. Siapa tahu ada yang berguna untukmu setidaknya sebagai pengingat bahwa Aku dan Ibumu pernah melewati masa ini.
Sudah dulu Nak. doakan saja di tahun 2016 lebih banyak lagi ceritaku untukmu

Jaga kesehatanmu di rahim Ibumu, kami selalu menjagamu dari dunia ini.
Mampang
1 Januari 2015 01:15 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s