Posted in Uncategorized

LEDAKAN BUKAN PETASAN

Anakku, hampir saja Aku terlupa menceritakan padamu kejadian hari di kota kita. Tadi ada Bom di jantung kota ini Anakku. Sasarannya adalah kafe branding barat. Entah apa yang ada di pikiran pelaku Anakku. Mereka mengatasnamakan misi suci melakukan teror di tengah kota. Tidakkah mereka sedikit merenung jika di posisi korban. ah, naif sekali pikiranku ini anakku. tidak mungkinlah mereka berpikir sampai disitu karena di kepala mereka, tindakan tersebut adalah jihad untuk mencapai “syurga.”

Anakku, kelak engkau akan tahu bahwa tindakan diluar nalar sekalipun seringkali terjadi atas nama Tuhan, membela Tuhan ataupun jalan menuju Syurga. kaupun akan menjumpai orang yang bertikai atas nama kebenaran. namun Aku sering bingung dengan kelompok yang bertikai memperebutkan kasih sayang Tuhan, Aku bingung dengan mereka yang berperang berebut Syurga, Akupun bingung dengan mereka yang saling membunuh atas nama kebenaran. hu hu, menurutku mereka hanya berlomba meninggikan ego masing-masing atau mungkin juga ada kepentingan diatas semua itu.

Ah itu teoriku saja Anakku.Pikiranku sudah terlalu kusut menerjemahkan tindakan yang merusak atas nama keagungan Tuhan. namun bukankah tindakan seperti itu paradoks kan Anakku..?

Tapi jangan takut Anakku. Negeri kita masih aman kok. jangan pesimis untuk hadir ditengah kami. Negeri kita masih relatif aman dibandingkan dengan beberapa Negeri di Timur Tengah atau di Afrika yang tidak habis-habisnya dilanda Perang. bayi yang baru lahir disana sudah harus berjuang mempertahankan dirinya. mengerikan sekali Anakku kondisi seperti itu. Itulah mengapa Aku tidak habis pikir dengan mereka yang menciptakan teror di Negeri kita yang adem ayem, meskipun ada gesekan-gesekan namun tidak sampai menimbulkan suasana mencekam seperti di daerah konflik.

Anakku, banyak hal yang mesti dipelajari atas fenomena yang terjadi di hidup ini. untuk orang yang sudah sampai pada Makhrifat tingkat atas, mereka akan menganggap bahw kejadian tersebut normal. mereka akan mengatakan bahwa dengan adanya teror, maka disisi lain, orang yang mencari makan di dunia jurnalistik akan kecipratan rejeki. mereka punya bahan untuk diberitakan.

Ah Anakku, sekali lagi Aku meyakinkanmu bahwa hidup ini paradoks. kita hanya butuh pilihan-pilihan sadar untuk menempatkan hidup kita di jalan yang benar, setidaknya menurut kita berdasarkan pengetahuan yang kita miliki adalah jalan itu benar. 

Bom yang meledak di Plaza Sarinah hanyalah selingan dalam hidup Anakku. kita patut berduka atas kejadian itu namun bukan berarti mengutuk membabi buta. Nantilah kau belajar banyak atas hidup. satu yang ingin kucamkan kepadamu Anakku dan juga untukku sendiri bahwa tetaplah hidup dengan dalih mencari kebenaran bukan materi dan kemewahan dunia, kalau itu sudah menjadi motovasi kita dalam hidup, Aku yakin suatu saat kita memahami hakekat kehidupan. mari sama-sama berjuang Anakku.

Mengenang Bom Sarinah. Jakarta, 15 Januari 2016

Advertisements

Author:

Belajarlah menjadi Manusia, jangan pernah belajar menjadi Tuhan. jadilah Anugerah semesta yang membuat bahagia segenap makhluk. zen

One thought on “LEDAKAN BUKAN PETASAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s