KOS, RUMAH PETAKAN ATAU APALAH

Anakku, ada cerita untukmu yang tentunya ingin sekali kuberitahukan kepadamu namun berjanjilah untuk tidak bersedih. Kau harus tahu bahwa kami, Aku dan Ibumu, tinggal di sebuah kos berukuran super kecil untuk takaran sebuah keluarga pemula. ini bukan sebuah pernyataan ketidaksyukuran kami namun hanya ingin memberitahumu sebuah perjuangan hidup. ah, terlalu over ya karena masih banyak saudara-saudara kita di Negeri ini yang tidak sempat memikirkan tempat berteduh bahkan untuk makan hari ini pun mereka harus berhutang.

Semenjak kehamilan Ibumu, Kami sudah merencakan untuk mencari kontrakan yang sedikit lebih lapang. hanya demi kenyamananmu.” Itu kata Ibumu.

Dua minggu terakhir, Kami menyusuri pemukiman di sepanjang bilangan Tebet, Mampang, Kalibata dan Pancoran. Kawasan itu jadi pilihan karena Ibumu tidak ingin mencari kontrakan yang terlalu jauh dari kantornya. susah juga mencari kontrakan di sekitar daerah diatas karena memang tergolong dalam kawasan yang mahal. berada di sekitaran jantung Jakarta Selatan. eh etapi emangnya ada harga kontrakan/rumah yang murah di Jakarta. ah ga usah Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor pun gila-gilaan masalah harga rumah jadi mungkin seperti mimpi di siang bolong jika mengharapkan harga rumah yang murah di Jakarta.

Kami memulai pencarian di daerah Mampang. keluar masuk gang menanyakan rumah kontrakan namun nihil sampai kami melihat sebuah tulisan di tembok gang di mampang 3 bahwa ada rumah kontrakan. setelah melihat suasana rumah kontrakan, Ibumu berseri. tiga kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi dan kamar belakang. persis seperti impian Ibumu. Kami bersemangat bertanya-tanya kepada pemiliknya yang kebetulan rumahnya berseblahan dengan rumah kontrakan. 27 juta pertahun dan tidak bisa dibayar perbulan..!” Yassalam. raut Ibumu langsung berubah warna mendengar penuturan Sang Empunya rumah. uang segitu banyaknya yang hampir menguras semua gaji yang Aku kumpulkan dalam setahun. itung-itungnya bahwa jika deal dengan rumah kontrakan tersebut, sepertinya Aku bekerja hanya untuk mengontrak rumah. kan edan ya Nak.

Rumah kedua yang Kami jumpai di belakang Universitas Paramadina. perabotan sudah ada dan bisa dibayar bulanan. namun hal lain yang mengurungkan niat Kami karena sirkulasi udaranya yang tidak ada, rumahnya pengap dan satu pagar dengan banyak kepala keluarga yang mengontrak disana. Kami kembali berputar-putar di daerah setiabudi. disana ada rumah petakan yang terdiri dari tiga sekat namun tidak ada kamar. sewanya terlalu melangit dengan spesifikasi rumah seperti itu, 24 juta booo. ah, Kami langsung memutar badan kembali ke daerah Mampang, siapa tau ada rumah yang berjodoh.

Di daerah Mampang Nak. ada rumah yang enak banget suasananya, 2 kamar tidur, ruang tamu dan ruang belakang, bisa dibayar bulanan pula. mungkin saja ini berjodoh dengan kita Nak. ketika ditanya harga sewa perbulannya, lagi-lagi bukan jodoh Nak. Rp.2,750,000/Bulan. Are U Kidding Me..? muahaal buangeet cyinnn. oke Nak, Kami tidak sedang menyerah mencari rumah kontrakan demi untukmu.

Sesampai di rumah, Kami berpikir lebih baik nekat membeli rumah aja. sama-sama menyicil tapi toh lama kelamaan kan milik kita daripada mengontrak. terjebak juga sih dengan tulisan ini. itu di aceh, yah di aceh bukan di Jakarta. ah, nekat juga tidak apa-apa sih etapi tunggu dulu Nak, mikir DP nya aja sudah mumet apalagi lokasi yang mudah diakses.

Oke Nak. untuk saat ini Kami belum berhasil menemukan kontrakan. ada niatan untuk beli rumah namun lets see ajalah Nak. siapa tau ada rezeki yang tidak disangka-sangka dari Sang Maha Pemberi rezeki.

Mampang Prapatan VII, 1 Februari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s