Posted in Uncategorized

BUMBU PERNIKAHAN

Nak, kemarin Aku dan Ibumu sedikit ada masalah. biasalah namanya juga pernikahan. namun selalu saja Aku yang menjadi penyebabnya. tahu kan Ibumu adalah wanita maha penyabar dan jika ada perselisihan diantara kami, maka dialah yang akan minta maaf tanpa memandang apakah Aku yang salah atau Ibumu. pokoknya jika ada masalah diantara kami, Ibumu selalu berinisiatif meminta maag kepadaku lalu ujug-ujug memelukku dari belakang.

Jiahhh, Aku kok merasa menjadi lebih feminim ya Nak. seharusnya kan Isteri yang ngambek kemudian Suami minta maaf dan merayu Isterinya. Ah payah Aku ini Nak namun jujur Ibumu adalah sebenar-benar Perempuan penyabar yang tidak ada tandingannya.

Aku tidak bisa menceramahimu tentang hubungan dalam keluarga Nak karena kusadari bahwa terlalu banyak kekuranganku. emosi masih sering meledak-ledak dan kesabaran masih seujung kuku. jika saja Kau ingin belajar ilmu sabar, tidak usah jauh-jauh, belajarlah dari Ibumu.

Rawamangun, 22 Februari 2016 15:21

Advertisements

Author:

Belajarlah menjadi Manusia, jangan pernah belajar menjadi Tuhan. jadilah Anugerah semesta yang membuat bahagia segenap makhluk. zen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s