Month: May 2016

SORE YANG TERBURU-BURU

Sepulang kantor kemarin sore, hujan sepertinya sedang ingin bermesraan bumi. tak secercah pun tanda bahwa dia akan reda sedetik pun sedangkan jarum jam sudah bergerak menunjuk angka 5. Aku melihat langit yang murung dan air yang tak henti-hentinya berlomba mencapai bumi. tetapi bukan alasan untuk sesegera membelah kota ini. Aku harus menjemput Ibumu yang juga … Continue reading SORE YANG TERBURU-BURU

Advertisements

MBAH KUNG VS MBAH TI

Nak, mendekat sama bapak. Ada yang ingin kuceritakan kepadamu tentang cara mencintai orang tuaku kepada anak-anaknya. Ayahku seorang yang berkarakter keras. Dia selalu membiasakan kami anak-anaknya bekerja di kebun saat masih kecil bahkan lebih dari itu, jika kami malas-malasan, maka terkadang fisik yang bermain. itu dulu Nak. sekarang Ayahku seorang pengkhawatir berat terhadap anak-anaknya. entahlah … Continue reading MBAH KUNG VS MBAH TI

DINAMIKA KANTOR

Interaksi dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya sama saja Nak, dalam keluarga, kantor dan di manapun kita berada. Namun Saya ingin menceritakanmu sedikit tentang interaksi di Kantor. seringkali terjadi friksi antar karyawan. itu lumrah Nak. Namun satu hal yang tidak terlalu kusepakati adalah Karyawan yang terlalu doyan menjatuhkan temannya.¬† di depan Mereka berbaik hati namun di belakang, … Continue reading DINAMIKA KANTOR

BELAJAR MENGAJI

Nak, pulang kampung kemarin, sekali waktu Saya menjemput saudara sepupumu yang mengaji di rumah salah seorang kerabat yang berprofesi sebagai Guru. Saya menunggu sekitar 20 menit sebelum hajatan mengaji para bocah di kampungku selesai. suara riuh para bocah terdengar. Saya terkesiap Nak.merasa diri benar-benar sudah berumur seperti baru kemarin saat Saya berada diposisi seperti itu. … Continue reading BELAJAR MENGAJI

MALAM TUA

Ibu itu ¬†Menjatuhkan raganya dalam pelukan malam, sementara sisasisa tenaganya sesaat lagi mmenguap Ibu itu, menyaksikan setiap detail semesta yang bergerak dalam rahim. Manusia memang mikrokosmos dan Ibu itu sedang memeluknya erat Meski¬† nampak sabar namun dalam diamnya, selalu terucap beribu doa kesehatanmu dan keselamatanmu Nak. Ibu itu, tak henti-hentinya memudarkan kegelisahannya dalam bahagiamu Begitulah … Continue reading MALAM TUA