Month: October 2016

4 Bulan

sudah 4 bulan 3 hari. meski belum bisa tengkurap namun saya tidak pernah resah akan hal itu. biarlah waktu yang kemudian akan menemanimu bertumbuh, toh tiap bayi punya perkembangannya sendiri. sedari awal saya berjanji untuk tidak mengharapkanmu seperti apa yang ada di alam pikiranku. saya hanya ingin melihatmu sehat lahir batin tanpa kurang satu pun. … Continue reading 4 Bulan

Advertisements

LAGU

Meski tidak bisa menyanyi, dalam artian yang sebenarnya namun Saya adalah penyuka segala jenis musik. naluriah bahwa semua manusia menyukai irama toh menurut Sabrang, bicara kalau tidak pakai nada pun tidak enak. bukan tidak pernah namun seringkali dulu saat masih remaja, Saya belajar memainkan alat musik namun selalu gagal total. mungkin penyebabnya karena¬† sama sekali … Continue reading LAGU

Nenek

Saya sebenarnya ingin menulis banyak sesaat setelah membaca judul artikel ini. namun setelah membaca isinya, saya jadi malas mengulas karena toh isinya hanya berapa paragrap yang disusun atas dasar asumsi-asumsi si penulis. saya tidak sedang mencari pembenaran nak, atau kalaupun ini dianggap sebagai pembenaran, tidak jadi soal bagiku. memang sehari harinya, kau dirawat oleh nenekmu, … Continue reading Nenek

Saya yang terlalu cepat curiga

Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saja seorang wanita sekira umur 40an sudah bercakap dengan ibumu di ruang depan saat saya keluar dari kamar mandi. entah apa yang diperbincangkan. semula saya tidak terlalu perduli terhadap topik yang mereka bahas namun sayup-sayup dari dalam kamar, saya dengar si wanita sedang menawarkan jasanya kepada ibumu untuk membantu mencuci … Continue reading Saya yang terlalu cepat curiga

Paradoks

Nak, banyak hal paradoks yang sering dijumpai dalam hidup. antara keinginan kita dan orang di sekitar kita. sebenarnya sih bukan paradoks jika sudah menelaah setiap hikmah namun begitulah manusia dan saya khususnya yang terlalu picik dalam melihat fenomana. terlalu indrawi tanpa melibatkan Tuhan. Hari ini ibumu mengabarkan dia merasa mual. sedetik kemudian darahku berdesir dan … Continue reading Paradoks

3 Oktober #1

setahun berlalu yang belum berarti apa-apa, perjalanan langkah baru dimulai. menyatukan visi hidup dalam setiap aspek perbedaan. 365 hari yang telah terlewati serasa baru seminggu. untuk setiap perhatianmu dan tangisanmu disaat saya sedang tidak memperdulikanmu. pada setiap hati yang kau berikan untukku meski dalam beberapa momen, saya mengacuhkanmu dalam diam. Inilah kita yang sedang belajar … Continue reading 3 Oktober #1

Jazbaa

"Seorang pria baru menjadi ayah ketika anaknya sudah dilahirkan sedangkan seorang wanita sudah menjadi ibu saat janinnya mulai berkembang" kurang lebih seperti itu pendapat Verma ketika berbicara dengan Yohan. Tidak sepenuhnya benar namun juga tidak salah sama sekali. Seorang Ibu dipilih oleh Tuhan menjadi aktor utama dalam kelahiran seorang manusia sehingga tidak bisa dipungkiri ikatan … Continue reading Jazbaa