Posted in #14harimenulis, Renungan

Handphone

“Hidup untuk cuma megang HP.”

kalimat di atas kudengar dari ceramah di TV sambil lalu tadi pagi saat akan berangkat ke kantor. anak baru usia setahun sudah pintar menggunakan hp karena semua orang yang berada di sampingnya tidak bisa lepas dari hp. mulai dari Ayah, Ibu sampai neneknya.

Miris mendengar ceramah tersebut Nak. seakan kita lah yang disindir. bagaimana tidak, Saya, Ibumu dan Nenekmu terlalu sering menghabiskan waktu memandang layar hp sementara kau ada diam tak ditegur.

terkhusus Saya nak. terasa sekali sebagian besar waktuku dirampas oleh benda kecil tersebut sementara itu, berkali-kali Saya berjanji untuk tidak terlalu terikat dengan benda tersebut, mungkin hanya untuk hal-hal yang penting.

Sekali lagi, Saya berjanji untuk mengurangi interaksiku dengan hp. Saya ingin menghabiskan waktu bermain denganmu maupun membaca buku-buku di rak yang belum sempat tersentuh. Saya ingin suatu waktu, kau gemar membaca.

26  4 17

Advertisements

Author:

Belajarlah menjadi Manusia, jangan pernah belajar menjadi Tuhan. jadilah Anugerah semesta yang membuat bahagia segenap makhluk. zen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s