Posted in Keluarga

11 Bulan

Banyak orang yang menyesali setiap detik yang terlewat dalam hidupnya, Remaja menyesali masa kecilnya, orang tua menyesali masa mudanya bahkan para pensiunan yang seharusnya sudah menikmati masa tua sambil membunuh waktu menunggu ajal, masih saja mengenang masanya yang sudah hilang.

begitulah Nak waktu sebagaimana masanya. dirindukan pada saat sudah hilang namun disia-siakan ketika masih dalam genggaman. tidak semua orang seperti itu namun mayoritas manusia melakukan kesalahan yang sama.

begitupun adanya dirimu di dunia. tidak sadar bahwa tepat sebelas bulan yang lalu, kau hadir dan waktu melesat begitu cepat sampai pada umurmu yang sebulan lagi menginjak 1 tahun.

apa yang kuharapkan darimu? rasa-rasanya tidak ada nak. hanya selalu berdoa untukmu supaya tetap sehat lahir maupun batin.

semakin hari, kau semakin lincah merangkak. menggapai apa saja yang ada di depanmu. setiap kali kamarku tertutup, kau menghampiri dan mengetuknya seakan kau sudah menyadari bahwa saya ada di dalam.

luar biasa merenungkan kembali keberadaanmu meski saya sadari bahwa Ibumu yang berperan banyak dalam pertumbuhanmu.

Mungkin hanya satu hal yang saya sesali selama ini. kau tidak tidur bersamaku di setiap malam namun kau tidak bersama Ibu dan Nenekmu. saya tidak pernah merasakan degup jantungmu di malam hari dan  hal yang saya takuti adalah ikatan emosi kita yang longgar, semoga saja tidak.

26 5 17

Advertisements

Author:

Belajarlah menjadi Manusia, jangan pernah belajar menjadi Tuhan. jadilah Anugerah semesta yang membuat bahagia segenap makhluk. zen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s