Posted in Uncategorized

Kangen

Apa kabarmu nak? Sudah 4 hari ini kita tidak bertatap mata. Saya sedang di Yogyakarta dalam menunaikan tugas kantor.

Sahur di sini sepi nak. Makanan di anyar pegawai hotel ke kamar kemudian makan sendiri. Saya merindukan sahur di rumah sambil melihat polahmu yang lucu. Saya kangen saat Saya sudah bangun, kau pun ikut bangun dan seakan niat ikut sahur karena paling sibuk merangkak kemana-mana.

Tetapi tenang saja nak. Sebentar malam Saya rencana pulang. Menemanimu bermain dan mencandaimu setiap kau baru bangun.

Sekarang kau sudah amat fasih membuka pintu kamar. Kau hapal jikalau pintu kamar ditutup, Saya sedang di dalam kamar entah itu hanya berbaring, membaca atau aktivitas apapun yang saya tidak ingin diganggu namun bagimu bodo amat, kau merangkak masuk kamar dan mendatanganiku sambil bergelayut manja.

Nak, Saya ingin berbagi tentang kota ini. Lebih tenang dari ibu kota yanh sedang kita diami. Saya terkadang berpikir alangkah bahagianya jikalau kita menetap di kota ini namun Saya buru-buru menepis pikiran semacam itu nak. Bukankah ketenangan hidup tidak terletak di lingkungan sekitar tetapi ketenangan itu bersumber dari hati. Ya hati dan pikiran nak. Belajarlah mengenali keduanya dan mengajak berdamai dengan hidup.

Yogya 9 6 17